Deathcore vs Metalcore

Metalcore

Metalcore adalah gabungan dari aliran Death Metal dengan Metal Hardcore. Genre ini muncul belakangan pada era 2000′an tapi sudah menunjukkan ciri-cirinya sejak era 90′an.

Musik metalcore memiliki ciri khas berupa gitar stem drop D sampai C, terkadang full scream, namun ada juga yang equalizer yang biasanya ada dalam reffrain lagu. Biasanya, metalcore dalam hal gitar ritmik tidak serumit death metal namun band-band metalcore kebanyakan bermelodi cadas dan rumit. Jika tidak bermelodi, biasanya ritmiknya yang rumit. Namun nada-nada metalcore tidak seperti death metal yang bernuansa seram, setan, neraka, dan sebagainya.

Band-band metalcore di dunia antara lain Avenged Sevenfold, Killswitch Engage, All That Remains, Darkest Hour, The Eyes Of A Traitor, Arch Enemy, I Killed The Prom Queen, Haste The Day, Walls Of Jericho, The Devil Wears Prada, dan sebagainya.

Namun, Avenged Sevenfold sekarang ini berpindah haluan dengan ciri khas hardrock (bukan metal), meskipun di drop D, jika dibandingkan lagu-lagu mereka yang dahulu yang jelas sekali nuansa metalcore, sekarang lebih mengalun ke rock. Semua diakibatkan dari suara vokalisnya, Matt Shadow, yang harus mengalami kerusakan pita suara dan menjalani operasi sehingga tidak bisa growl seperti dulu. Meskipun begitu, Avenged Sevenfold berhasil memikat para penikmat musik dari berbagai genre dengan tajuk “Bat Country” dan “Almost Easy” sebagai andalan mereka .

ni gan contoh artisnya

Deathcore

Deathcore adalah penggabungan dari dua jenis musik yaitu metalcore dan death metal. Walaupun menjadi sub-genre Metalcore, deathcore sangat dipengaruhi oleh aliran death metal modern dalam hal kecepatan, depresi dan pendekatan untuk berhubung dgn kromatik, riff-riff yang berat dan hiruk pikuk (disonansi). Geraman dan teriakan sudah menjadi tradisi yang lazim, sering digabungkan dengan vokal Metalcore. Deathcore banyak memiliki waktu jeda dan riff-riff merdu yang biasa ada di aliran Metalcore.Vokal Deathcore lebih sering growl campur scream seram seperti Grindcore, namun ciri khas Deathcore menonjol dengan melakukan teknik slamming. Slamming adalah teknik growling yang berkesan suara babi. Sering disebut “Piggy Sound”. Tergantung dari lagu-lagunya, biasanya hanya sekedar “huiiiik” (tanpa lirik).Gitar Deathcore terkadang stem gitar dari drop D sampai B (tergantung apresiasi musik itu sendiri). Biasanya tipe ritmik chord-chord pentatonik. Melodinya pun berkarakter, dari yang kromatik biasa sampai arpeggios.Drum
Hampir semua metal, drumnya selalu memakai double bass. Namun, Deathcore memiliki ciri khas tersendiri dalam teknik drum yang sering disebut blasting. Blasting adalah teknik menghentak snare lebih banyak ketimbang cymbal. Teknik Blasting itu sendiri sering muncul dalam musik-musik jazz.

nih gan kalo deathcore kesukaan ane
.hwehehhehee………shit.

HUMOR : Pengertian Underground

Pengertian Underground cerita humor, cerita lucu, cerita, artikel lucu, humor, humor lucu

Suatu pagi di sebuah kelas Sekolah Menengah Umum.

Siswa : “Pak, mau nanya. Undergound itu apa, Pak?”

Guru : “Underground itu artinya bawah tanah, Nak. Tumben kamu tanya, ada apa nak?”

Siswa : “Gak kok pak, bingung saja kok ada istilah itu…”

Siswa : “Kalau musik underground itu apa pak?”

Guru : “Itu artinya musik bawah tanah nak. Pokoknya undergound itu untuk menggambarkan segala sesuatu yang bersifat di bawah tanah atau tidak kelihatan”

Siswa : “Berarti ubi itu tanaman yang umbinya juga underground ya, Pak?”

Guru : “@#$%^&* !!”*FUUUUCKKK*

Bagaimanakah anda Mengartikan kata’underground’itu terserah anda.

Gak Mesti underground adalah pemberontak terhadap belenggu kekauan yang mereka anggap membosankan. Kalo kita liat di dalam performance mereka, para komunitas underground, setidaknya begitulah yg keliatan. Dari cara dan gaya hidup, mereka sengaja nyeleneh..begitu juga dalam bermusik.

Berikut ini adalah cuplikan artikel yg saya ambil dr Liberation Youth:

…Bahasa dan kata-kata di situ seakan-akan tidak lagi menjadi penting untuk dikomunikasikan. Bahkan terkesan itulah yang mereka lawan. Karena itulah, jeritan, raungan, adalah satu-satunya cara untuk mengomunikasikan pemberontakan mereka.

Setidaknya begitulah underground yang dipahami oleh remaja-remaja konyol yang ada di indonesia saat ini. Mereka hanya memahami underground movement sebagai musik, tanpa membawa ideologi tertentu. Mereka memang melakukan pemberontakan, dari penampilannya saja kita sudah bisa menilai sendiri bahwa mereka melanggar kaidah2 formal yang ada (dan saya suka). Dari segi cara bicara, cara hidup, dan hal lainnya mereka sengaja nyeleneh untuk memberangus belenggu kekakuan. Dalam sebuah wawancara yang saya lakukan bersama seorang kru posmagz terhadap salah satu komunitas underground di surabaya, mereka melakukan tindakan yang 180 derajat berbeda dari yang orang anggap karena mereka bosan dengan belenggu kekakuan yang dibuat oleh manusia.

Sebagai seorang yang sedikit ‘nge-punk’, saya juga membeontak belenggu kekakuan yang dibuat di oganisasi saya. Katanya gak layak seorang yang katanya aktivis (eh, saya aktivis ya?) menggunakan pakaian2 yang gak layak. Ah, gak layak yang seperti apa? Saya nutup aurat kok! Kan aurat cowok cuma diantara puser dan lutut? Kenapa pusing2 mikirin yang selain itu? Kalo memang Islam gak suka orang yang gak pake kemeja atau baju koko, atau pake sarung, kenapa Islam cuma membatasi aurat laki2 cuma sebatas puser sampai lutut?

Bedanya, pemberontakan saya punya dalil, sedangkan pemberontakan anak punk gak ada dalilnya. Koma

Sebenarnya saya salut dengan pemberontakan yang dilakukan anak2 dari komunitas punk, skinhead, blackmetal, hardcore, atau apalah namanya. Kabarnya, punk-pun lahir sebagai reaksi pemberontakan kaum buruh di pinggiran inggris terhadap kezaliman sistem! Kurang lebih sama dengan revolusi bolsjevic, mereka pun melakukan pemberontakan dan ingin menerapkan ideologi sosialis sebagai alternatif kapitalis disaat semua orang tertidur pulas di atas kasur berduri bernama demokrasi kapitalis (termasuk orang2 ‘sholeh’ yang sekarang masuk parlemen menikmati tai ayam demokrasi, hi..jijay)

Tapi…

Jauh sebelum kaum punk lahir, jauh sebelum tarian pogo jadi tren, jauh sebelum rambut mohawk jadi dandanan favorit, jauh sebelum gelang spike selalu melingkar di tangan remaja, jauh sebelum celana belel jadi dandanan khas anak muda, dan jauh sebelum dakwah lewat media sepeti posmagz ini ada, telah terjadi sebuah pemberontakan besar! Pemberontakan yang memberangus mainstream saat itu, pemberontakan yang tidak menyisakan lagi ketakutan, melainkan ketakutan akan azab Allah. pemberontakan yang menghilangkan segala kemarahan, kecuali terhadap kezaliman dan kekufuran, pemberontakan yang tak memberi tempat sedikitpun bagi ideologi lain. Pemberontakan itu telah dicatat dengan tinta emas para ulama dan darah suci para syuhada. Pemberontakan Muhammad terhadap peradaban arab jahiliyyah!

Setelah pemberontakan suci itu, tak satupun wanita yang perlu takut keluar rumah, karena kehormatan mereka berada di bawah tanggung jawab sang kholifah. Setelah pembeontakan gemilang itu, tak satupun kebodohan dibiarkan melanda rakyat negara yang baru saja didirikan Muhammad di Madinah. Tak satupun negeri ditaklukkan, kecuali kerahmatan menaungi negeri tersebut. Tak satupun jiwa kaum muslimin gugur, kecuali dijanjikan surga yang mengalir dibawahnya sungai-sungai.

Tapi… seribu tiga ratus tahun kemudian, disaat negara yang didirikan Muhammad telah melebarkan sayap kerahmatannya ke dua pertiga belahan dunia, romawi, persia, spanyol, dan negeri-negeri lainnya….seorang yahudi berkhianat! Dia bersekongkol dengan inggris untuk meruntuhkan negara itu (khilafah) dan membuat surat palsu untuk memecat kholifah Abdul hamid II dan kemudian mengasingkannya.

Ya, setelah sekian lama pertarungan fisik tak pernah bisa mengalahkan kaum muslimin dan negara Islam, akhirnya SANG KAPIR mengetahui rahasia kekuatan kaum Muslimin dan negara Islam, yaitu al-Quran! Selama al-Quran tidak dipisahkan dari kaum Muslimin, maka harapan untuk menghancurkan negara Islam adalah mimpi di siang bolong. Maka mulailah usaha mereka memisahkan kaum Muslimin dari al-Quran. Al-Quran hanya dijadikan ibarat penentram hati dikala duka, dan sekedar untuk dibaca dan ditenteng atau dimasukkan dalam tas setiap bepergian. Tapi, ajaran-ajaran yang temaktub dalam al-Quran sama sekali tidak dipedulikan. Sukser besar bagi SANG KAPIR!

Berpuluh2 tahun telah berlalu sejak negara adidaya itu runtuh, negeri-negeri bekas naungan negara khilafahpun menjadi potongan2 kue yang sangat menggiurkan bagi SANG KAPIR. Para wanita yang terlahir di negeri-negeri eks-khilafah pun sangat menggiurkan bagi tentara2 kapir untuk melampiaskan syahwatnya. Seluruh negeri kaum muslimin menangis dan berharap akan kembalinya negara impian itu. Tapi siapa saja yang berniat dan bersuara untuk mewujudkan kembali negara impian itu (khilafah Islam), maka dia adalah TERORIS! Dimulailah propaganda-propaganda buruk melawan terorisme. SANG KAPIR memaksakan undang2 anti-terorisme kepada setiap negeri kaum Muslimin.

BODOHNYA!!! Masih banyak kaum Muslimin yang tidak menyadari hal ini, mereka menganggap bahwa sistem yang ada sekarang adalah sistem yang ideal. Mereka menganggap demokrasi sudah final. Penguasa negeri2 kaum Muslimin pun semakin memperlihatkan kesetiaannya kepada negara2 KAPIR IMPERIALIS dan mengorbankan rakyatnya yang mayoritas Muslim

84 tahun telah berlalu sejak runtuhnya negara khilafah yang telah berhasil menaungi 2/3 belahan dunia selama 13 abad. Muncullah berbagai gerakan/harokah Islam untuk mewujudkan kembali negara khilafah Islam. Meski ditengah perjalanan banyak yang kehabisan nafas, namun tetap ada gerakan yang terus setia dan terus berjuang demi tegaknya negara impian, negara khilafah. Dan mereka adalah pemberontak!

Ya, mereka adalah pemberontak! Dan pemberontakan mereka adalah sebuah keharusan, pemberontakan yang dilakukan ditengah jerit tangis anak dan istri mereka. Mereka memberontak dengan segenap kemampuan dan segenap keikhlasan, dengan PEMIKIRAN yang akan memberangus aturan kufur di negeri ini dan negeri-negeri lainnya.

Apa bedanya pemberontakan mereka dengan pemberontakan kaum underground? Bedanya ada pada nilai. Meskipun pemberontakan yang dilakukan sama, yaitu sama2 memberontak kapitalis/aturan yang tidak ideal. Tapi dari sisi nilai, jelas berbeda. Pemberontakan yang dilakukan oleh kaum underground tidak dilandasi dengan motivasi ruhiyah, bahkan tak jarang dilakukan dengan MENIADAKAN TUHAN. Sementara, pemberontakan yang saya sebutkan belakangan (pemberontakan demi mewujudkan kembali khilafah Islam) dilandasi dengan motivasi spiritual (ruhiyah) dengan cara yang benar pula, yaitu dengan perang pemikiran.

Keep revolt..!!!

UNDER_GROUND My Lifeeeeee

Sebagian orang menganggap ini musik yang tidak bernada. Pada setiap aksi panggungnya hampir pasti terjadi keributan, jingkrak-jingkrak, menggoyangkan kepala, dan moshing, atau dikenal dengan gerakan sang vokalis meloncat ke penonton. Ada juga gerakan surfing, berselancar di atas kepala penonton. Terkadang ada yang menggunakan ritual khusus sebagai pembuka dalam setiap pementasannya. Ozzy Osbourne, mantan vokalis Black Sabbath, sebuah grup musik dekade 1970-an yang terkenal karena lirik dan nada-nada keras dalam lagunya, me-makan kepala burung kakak tua pada pentas pembukaannya. Di sini, dulu jaman om dan bapak kita masih muda, sekelompok grup musik rock mengawali pentasnya dengan mengusung peti jenazah ke atas panggung, menggantungnya dan kemudian membakarnya. Itulah musik underground. Untuk mem-buktikan jati diri mereka di hadapan orang lain banyak cara yang dilakukannya. Dari cara yang biasa-biasa saja sampai yang paling ekstrem. Juga jenis musiknya. Ada Trash Metal, Hardcore, Death Metal, Grind Core, Black Metal, dan Brutal Death. Masing-masing berusaha menunjukkan karakter dan ciri khas yang berbeda. Hampir semuanya menggambarkan tipikal memberontak, dandanan lebih bebas, dan lirik yang sarat dengan nada tak puas pada keadaan dan cenderung bernada keras. Di atas panggung mereka menunjukkan kegilaannya dengan menyuarakan pemberontakan lewat musik dan syairnya. Karena permainan musik yang keras dan cepat, lagu cen-derung terasa lebih cepat selesai dalam waktu singkat.

Biasanya, ketika akan memulai memainkan lagunya sang vokalis memberi aba-aba, mikropon ditenempelkan di bibir, gitaris dan bassis siap membetot senar, setelah itu musik mulai dimainkan. Hening sesaat hingga satu persatu alat musik mulai terdengar. Raungan gitar yang memekakkan telinga, disusul dentuman drum yang dipukul dengan tenaga ekstra yang terasa hampir memecahkan gendang telinga. Ruangan menjadi bising. Kita tidak bisa mendengar pembicaraan teman sebelah. Setelah mendengarkannya, terasa ada suara yang membekas di gendang telinga, seperti suara dengungan. Itu yang biasanya mereka lakukan dalam latihan rutin seminggu sekali atau dua kali. Bahkan ada yang hampir setiap hari menjelang pentas.
Banyak yang menyebut aliran musik ini sebagai musik pemberontakan alias anti kemapanan. Underground bisa juga diterjemahkan sebagai pencarian jati diri baru yang lebih bebas di dalam seni musik. Ada kecen-derungan sikap ugal-ugalan yang diungkapkan lewat lirik lagu serta tingkah laku seronok dengan cara menghujat dan berbicara tentang kekerasan. Musik sangar ini lahir, sekitar tahun 1960-an, didasari oleh perwujudan dari “Ide Karya Seni Total” yang banyak dipengaruhi oleh aliran dadaisme di Amerika, yang mencakup teater dan juga musik. Pada saat itu, para seniman melihat dan merasa tidak ada ketenteraman dalam berkarya hingga kemu-dian membuat sebuah gerakan kesenian yang berkonsep seni anti seni.

Ciri musik underground juga tidak terlepas dari munculnya kaum punk di Inggris sekitar tahun 1975-an. Kaum proletar yang merasa tersisih melakukan reaksi yang tidak baik terhadap kemapanan masyarakat kota London yang sibuk bekerja. Inilah yang membuat mereka merasa tidak puas, kecewa, merasa terjepit, frustasi, dan tersingkir. Hingga muncul patriotisme kelas menengah dalam lingkungan para pekerja kasar. Mereka menciptakan pembaharuan dan kelasnya sendiri.

Afrizal Malna, seorang penyair kenamaan Indonesia, mengungkapkan kemunculan musik underground berada di luar timbangan estetika. Kemunculannya memberikan kejutan bagi dinamika estetika musik yang dirasakan stagnan. Dengan kata lain, jika estetika terlalu mengganggu kreatifitas, bagaimana jika estetika tersebut dihancurkan saja.
Kelahiran musik underground sendiri sebenarnya ditandai oleh dua situasi. Pertama, se-bagai bentuk perlawanan terhadap aturan musik dengan cara melahirkan teori-teori nada yang cenderung brutal. Kedua, sebagai kema-rahan terhadap keputusan-keputusan politik dengan cara menghujat lewat lirik dan simbol.

Menurut Camel, pembetot bas grup musik Damnation asal Jogjakarta, aliran-aliran ekstrem itu menjadi lebih semarak lagi pada tahun 1980-an. Di tahun-tahun inilah perkembangan musik underground bisa dikatakan telah menemukan ‘bentuknya’. Mulai dikenal banyak orang dan penggemarnya semakin bertambah. Terbukti dengan makin banyaknya pentas musik underground dan massanya yang tampil dengan ciri khasnya yaitu simbol-simbol penghujatan lewat pakaian, tatto yang menghiasi badan dan wajah atau gambar-gambar simbolis pada kaos yang mereka pakai.

Juga dinamakan underground karena dia indie lable. Artinya, tidak terikat dengan salah satu perusahaan musik apa pun alias berdiri sendiri. “Jadi, kalau kita mau demo (rekaman album), ya harus punya alat rekam sendiri,” ungkap Camel sambil memegang gitarnya.

Menjadi grup band alternatif (underground) memang sebuah pilihan. Mungkin, pada awalnya mereka menjadikan komunitas underground sebagai tempat untuk nongkrong saja. Ketika di dalamnya mereka temukan ba-nyak kebebasan, yang tidak mereka temukan di luar, maka jiwa pemberontakan yang selama ini tersumbat bisa mereka ungkapkan. Dari sini kemudian lahir ekspresi kebebasan yang mereka teriakkan lewat syair-syair keras dalam lagunya.

Sebagian orang menganggap ini musik yang tidak bernada. Pada setiap aksi panggungnya hampir pasti terjadi keributan, jingkrak-jingkrak, menggoyangkan kepala, dan moshing, atau dikenal dengan gerakan sang vokalis meloncat ke penonton. Ada juga gerakan surfing, berselancar di atas kepala penonton. Terkadang ada yang menggunakan ritual khusus sebagai pembuka dalam setiap pementasannya. Ozzy Osbourne, mantan vokalis Black Sabbath, sebuah grup musik dekade 1970-an yang terkenal karena lirik dan nada-nada keras dalam lagunya, me-makan kepala burung kakak tua pada pentas pembukaannya. Di sini, dulu jaman om dan bapak kita masih muda, sekelompok grup musik rock mengawali pentasnya dengan mengusung peti jenazah ke atas panggung, menggantungnya dan kemudian membakarnya. Itulah musik underground. Untuk mem-buktikan jati diri mereka di hadapan orang lain banyak cara yang dilakukannya. Dari cara yang biasa-biasa saja sampai yang paling ekstrem. Juga jenis musiknya. Ada Trash Metal, Hardcore, Death Metal, Grind Core, Black Metal, dan Brutal Death. Masing-masing berusaha menunjukkan karakter dan ciri khas yang berbeda. Hampir semuanya menggambarkan tipikal memberontak, dandanan lebih bebas, dan lirik yang sarat dengan nada tak puas pada keadaan dan cenderung bernada keras. Di atas panggung mereka menunjukkan kegilaannya dengan menyuarakan pemberontakan lewat musik dan syairnya. Karena permainan musik yang keras dan cepat, lagu cen-derung terasa lebih cepat selesai dalam waktu singkat.

Biasanya, ketika akan memulai memainkan lagunya sang vokalis memberi aba-aba, mikropon ditenempelkan di bibir, gitaris dan bassis siap membetot senar, setelah itu musik mulai dimainkan. Hening sesaat hingga satu persatu alat musik mulai terdengar. Raungan gitar yang memekakkan telinga, disusul dentuman drum yang dipukul dengan tenaga ekstra yang terasa hampir memecahkan gendang telinga. Ruangan menjadi bising. Kita tidak bisa mendengar pembicaraan teman sebelah. Setelah mendengarkannya, terasa ada suara yang membekas di gendang telinga, seperti suara dengungan. Itu yang biasanya mereka lakukan dalam latihan rutin seminggu sekali atau dua kali. Bahkan ada yang hampir setiap hari menjelang pentas.

Banyak yang menyebut aliran musik ini sebagai musik pemberontakan alias anti kemapanan. Underground bisa juga diterjemahkan sebagai pencarian jati diri baru yang lebih bebas di dalam seni musik. Ada kecen-derungan sikap ugal-ugalan yang diungkapkan lewat lirik lagu serta tingkah laku seronok dengan cara menghujat dan berbicara tentang kekerasan. Musik sangar ini lahir, sekitar tahun 1960-an, didasari oleh perwujudan dari “Ide Karya Seni Total” yang banyak dipengaruhi oleh aliran dadaisme di Amerika, yang mencakup teater dan juga musik. Pada saat itu, para seniman melihat dan merasa tidak ada ketenteraman dalam berkarya hingga kemu-dian membuat sebuah gerakan kesenian yang berkonsep seni anti seni.

Ciri musik underground juga tidak terlepas dari munculnya kaum punk di Inggris sekitar tahun 1975-an. Kaum proletar yang merasa tersisih melakukan reaksi yang tidak baik terhadap kemapanan masyarakat kota London yang sibuk bekerja. Inilah yang membuat mereka merasa tidak puas, kecewa, merasa terjepit, frustasi, dan tersingkir. Hingga muncul patriotisme kelas menengah dalam lingkungan para pekerja kasar. Mereka menciptakan pembaharuan dan kelasnya sendiri.

Afrizal Malna, seorang penyair kenamaan Indonesia, mengungkapkan kemunculan musik underground berada di luar timbangan estetika. Kemunculannya memberikan kejutan bagi dinamika estetika musik yang dirasakan stagnan. Dengan kata lain, jika estetika terlalu mengganggu kreatifitas, bagaimana jika estetika tersebut dihancurkan saja.

Kelahiran musik underground sendiri sebenarnya ditandai oleh dua situasi. Pertama, se-bagai bentuk perlawanan terhadap aturan musik dengan cara melahirkan teori-teori nada yang cenderung brutal. Kedua, sebagai kema-rahan terhadap keputusan-keputusan politik dengan cara menghujat lewat lirik dan simbol.

Menurut Camel, pembetot bas grup musik Damnation asal Jogjakarta, aliran-aliran ekstrem itu menjadi lebih semarak lagi pada tahun 1980-an. Di tahun-tahun inilah perkembangan musik underground bisa dikatakan telah menemukan ‘bentuknya’. Mulai dikenal banyak orang dan penggemarnya semakin bertambah. Terbukti dengan makin banyaknya pentas musik underground dan massanya yang tampil dengan ciri khasnya yaitu simbol-simbol penghujatan lewat pakaian, tatto yang menghiasi badan dan wajah atau gambar-gambar simbolis pada kaos yang mereka pakai.

Juga dinamakan underground karena dia indie lable. Artinya, tidak terikat dengan salah satu perusahaan musik apa pun alias berdiri sendiri. “Jadi, kalau kita mau demo (rekaman album), ya harus punya alat rekam sendiri,” ungkap Camel sambil memegang gitarnya.

Menjadi grup band alternatif (underground) memang sebuah pilihan. Mungkin, pada awalnya mereka menjadikan komunitas underground sebagai tempat untuk nongkrong saja. Ketika di dalamnya mereka temukan ba-nyak kebebasan, yang tidak mereka temukan di luar, maka jiwa pemberontakan yang selama ini tersumbat bisa mereka ungkapkan. Dari sini kemudian lahir ekspresi kebebasan yang mereka teriakkan lewat syair-syair keras dalam lagunya.
*DOUBLE APPLOUS*

musik underground sebagai media dakwah islam???

Musik sebagai hasil cipta karya manusia terus berkembang dan telah demikian dekat dengan kehidupan manusia sebagai kegiatan ilmu pengetahuan dan kebudayaan yang tidak luput dari kebudayaan musik. konsep musik undergorund adalah strategi yang dilakukan atau gerakan-gerakan yang dilakukan oleh musisi undergorund, yang tidak diketahui secara luas oleh masyarakat umum. Bahkan oleh musisi yang bukan undergorund. Begitu pula dengan liriknya yang ekstrim, baik itu ditujukan kepada pemerintah, orang tua, sekolah bahkan kepada sesama remaja atau kelompok sosial lain yang tidak sepaham. Misalnya pada saat ini, remaja-remaja dengan gayanya yang khas dalam berpakaian ataupun bahasanya yang sering disebut remaja sekarang dengan sebutan “anak gaul” merupakan hal yang kontradiktif dengan musisi undergorund. Padahal sama-sama remaja yang hidup pada zaman yang sama. Oleh karena itulah konsep tersebut berimbas langsung tarhadap musik-nya sendiri, sehingga berkembang menjadi musik undergorund yang identik dengan sebuah pemberontakan serta perubahan akan suatu keadaan. Jauh sebelum kaum punk lahir, jauh sebelum tarian pogo jadi tren, jauh sebelum rambut mohawk jadi dandanan favorit, jauh sebelum gelang spike selalu melingkar di tangan remaja, jauh sebelum celana belel jadi dandanan khas anak muda, dan jauh sebelum dakwah lewat media sepeti musik ini ada, telah terjadi sebuah pemberontakan besar! Pemberontakan yang memberangus mainstream saat itu, pemberontakan yang tidak menyisakan lagi ketakutan, melainkan ketakutan akan azab Allah. Pemberontakan yang menghilangkan segala kemarahan, kecuali terhadap kezaliman dan kekufuran, pemberontakan yang tak memberi tempat sedikitpun bagi ideologi lain. Pemberontakan itu telah dicatat dengan tinta emas para ulama dan darah suci para syuhada. Pemberontakan Muhammad terhadap peradaban arab jahiliyyah! Apa bedanya pemberontakan mereka dengan pemberontakan kaum underground? Bedanya ada pada nilai. Meskipun pemberontakan yang dilakukan sama, yaitu sama-sama memberontak kapitalis/aturan yang tidak ideal. Tapi dari sisi nilai, jelas berbeda. Pemberontakan yang dilakukan oleh kaum underground tidak dilandasi dengan motivasi ruhiyah, bahkan tak jarang dilakukan dengan meniadakan Tuhan. Sementara, pemberontakan yang telah disebutkan (pemberontakan demi mewujudkan kembali khilafah Islam) dilandasi dengan motivasi spiritual (ruhiyah) dengan cara yang benar pula, yaitu dengan perang pemikiran. Begitupun sekarang, peranan musik underground yang identik dengan memperjuangkan suatu hak, merubah suatu sistem yang salah, menggeliat keras terhadap sistem yang kaku, bahkan sampai memerangi kekufuran dan kezaliman atau dakwah sekalipun mereka lakoni, yang tentunya melalui sebuah alunan musik keras. Masih banyak kaum Muslimin yang tidak menyadari hal ini, bahwa masih banyak yang dengan gigih memerangi kekufuran dan kezaliman selain kaum muslimin, seperti yang dilakukan oleh komunitas underground melalui dentangan musik mereka. Kebanyakan dari muslimin menganggap bahwa sistem yang ada sekarang adalah sistem yang ideal. Mereka menganggap demokrasi sudah final dan tidak ada yang salah dengan sistem yang berkembang sekarang. Penguasa kaum Muslimin pun semakin memperlihatkan kesetiaannya kepada negara-negara kafir imperialis dan mengorbankan rakyatnya yang mayoritas Muslim. Yang seharusnya sifat serta semangat itu dimiliki kaum muslimin, tetapi komunitas underground-lah yang mempunyai sifat serta semangat. Intelektualitas yang menjadi senjata utama dalam pergerakan/pemberontakan, pemikiran yang tidak dangkal, maupun dakwah melalui musik-musik yang beritme keras dan cepat ini identik dengan kaum underground.

tambahan : gambar band di atas adalah representasi band undeground yang menggunakan media musik sebagai media dakwah……..
*SALUT-SALUT*

Komunitas Underground

Ideologi / presepsi tentang musik metal Underground tulisan saya ini berdasarkan pengalaman2 yg saya alami..
Sekarang ini banyak aliran musik dari pop,rock sampai metal.banyak orang2 yg tidak tau,apa sebenarnya musik metal underground itu.Bahkan ada sebagian orang yg membencinya tanpa dasar yg jelas.Masyarakat saja sering bergaya dan berpose ala metal,Padahal mereka nggak tau apa musik metal dan yang lebih parahnya dia mengaku-ngaku metal tapi ternyata jiwanya pop dangut abis..hahaha sunggus tragis bangsa ini…
Tak jarang orang pun juga ada yg ngaku2 dirinya underground dan berpenampilan lengkap pake acsesoris segala macem dgn pake kaos hitam dari band underground,TAPI dia juga nggak taumusiknya,jenis musik apalagi acaranya..malah dibuat pamer,,ampun deehh…itu disebut juga dengan OBAR ABIR….hahahahaha
Jangan sampai penampilanya meyakinkan tapi jiwanya nol besar.
LEBIH BAIK BERPENAMPILAN BIASA TAPI PENGETAHUANYA BAGUS…
Bener2 punya jiwa semangat,dark,musik metal SEjati banget..dll

>>untuk anak2 undergroundnya sangat luar biasa..walaupun dia keliatan ngeri,sangar,ada yg gondrong segala macem TAPI ORANGNYA BAIK2 N RAMAH2..Anak UNdeground lebih mementingkan KEBERSAMAAN dan TIDAK MEMBEDA-BEDAKAN..
Itulah anak underground sejati..SANGAT ANTI KEKERASAN.Saya salut banget dengan persatuan2 mereka,apalagi sangat membela rakyat lemah dan anti penguasa yang semena mena..
pada saat joget atau headbang,jika ada yang jatuh pasti ditolong,,berbeda sekali dengan nonton MUSIK DANGDUT YANG SEEBAGIAN SENGGOL BACOK..
Komunitas undeground dimata masyarakat masih dipandang sebelah mata,karena katanyaa identik dengan perkelahian,amburadul,anak nakal dan peminum,preman,penjahat dll,,padahal tidak,orang yang ngomong pasti kurng pengetahuan,nuraninya belum terbuka,,seandainya ada pasti mereka yg ikut2an/mau merusak/atau emang anaknya udah gitu..dan hanya sebagian oknum saja,kebanyakan yg sperti itu aanak punk tp gk semua anak punk juga gitu..mungkin maaf banyak oknum yang hanya mengedepankan penampilan saja.
Sebenarnya musik metal itu menggambarkan kehidupan2 kaum2 tertindas,perjuangan,mengangkat tema2 kematian,kesesatan,sosial sosial,penyakit jiwa,psikologi manusia,peperangan,darah,penguasa,,
mengecap diri sebagai anti trendi busuk,,tau sendiri musik sekarang sangatlah nyleneh mengarah ketidaksopanan.
Underground sangat menonjolkan seni,contoh saya ambil blackmetal,ini seni sangat tnggi karena harus bnar2 nmenjiwai,mengigatkan kita tentang kematian,siksa kubur,tuhan,setan,neraka,kegelapan,bahkan ada blackmetal etnic kedjawen atau bernafaskan jawa dan ritual,yang mana musiknya angker,sangat mistis,mengena,dan seninya tinggi sekali,,jadi bandingkan lagi dgn musik pop atau dewi persik,oke…\m/
oh… fuckkkkkk…..

Sesatnya Black Metal

Saya sangat kecewa sekali dengan orang-orang yang menggunakan atribut ataupun hal-hal yang berbau Black Metal seperti angka 666, gambar salib terbalik, ataupun yang lainnya. Saya berpikir dan merenung apakah mereka semua yang memakai atribut dengan bangga itu mengetahui arti dan makna dari apa yang mereka gunakan?? Kita diberikan otak untuk berpikir maka gunakanlah akal kita (otak) dengan bijaksana dan tidak melakukan apa yang kita sendiri tidak mengetahuinya!!!

1.Black Metal = Pemuja Setan
Setiap manusia tidak selamanya akan merasakan senang dan bahagia. Kadangkala kita merasakan kegelisahan, kesedihan, kekecewaan dan hal yang tidak enak lainnya. Pada saat itu setan memiliki kesempatan untuk menjerumuskan kita dengan segala tipu muslihatnya. Usaha setan pun tidak sia-sia, bukan hanya berhasil memalingkan cucu adam setan juga berhasil membuat sekelompok manusia untuk menyembah dirinya.

Para pemuja ini ternyata telah ada sejak ribuan tahun yang lalu. Mereka memuja setan dengan upacara-upacara yang didalamnya ada sebuah persembahan kepada setan berupa kambing atau bahkan manusia untuk disembelih atau dibakar!!!
Satanisme begitu pemuja setan disebutkan beranggapan bahwa keinginan tidak memiliki batasan. Mereka memilki faham bahwa manusia harus menjadi bangsa yang kuat, bertenaga dan agresif. Para penganut satanisme sangat menyanjung mereka yang melakukan dosa dan kejahatan. Oleh karena itu kelompok satanisme memnerikan ruang yang luas kepada mereka yang ditolak oleh masyarakat, sperti para pelaku ajaran sesat dan pezina. Untuk merekrut anggota, satanisme menggunakan musik yang keras seperti Black Metal, narkoba dan seks untuk menyesatkan manusia dan merusakkan remaja. Mereka pun membuat kelompok-kelompok ajaran sesat yang menyebabkan paham satanisme merasuk, baik secara langsung maupun tidak langsung kepada masyarakat.
Tantra adalah salah satu ilmu hitam yang ada dalam sanatisme. Tantra adalah ilmu pengetahuan kerohanian yang untuk pertama kalinya di ajarkan di India 7000 tahun yang lalu. Tan berasal dari akar kata sansakerta yang berarti ‘perluasan’, dan Tra berarti ‘pembebasan’. Tantra yang dilaksanakan oleh sebagian masyarakat India, seluruh elemen dan unsur itu dapat ditemui. Rahib-rahib Tantra dikenal sebagai Tantrika, memohon kepada setan agar menghancurkan musuh-musuh para pelanggan yang mendapatkan pelayanan mereka. Para penganut ajaran Tantra juga terkenal dengan ritual yang dilakukan di kawasan perkuburan dengan menggunakan kekuatan gaib, pesta seks dengan gadis, persembahan korban manusia dan hewan, serta penggunaan arak dan bahan-bahan pembangkit halusinasi lainnya seperti marijuana dan ganja.

2. Kesesatan Black Metal
Anggota Black Metal memiliki ciri khusus dibagian tubuhnya. Dengan pakaian yang serba hitam kemudian mengggunakan bebagai aksesoris seperti gambar kambing, gambar setan yang ada dalam bayangan mereka, kalung berbentuk bintang terbalik, cincin dan lain sebagainya. Semua harus serba hitam dari mulai atas hingga bawah karena setan identik dengan kegelapan.

Pada saat akan diadakan upacara pemujaan setan dan pesta seks atau dikenal dengan pesta gigg mereka wajib mengguanakan ‘pakaian dinas’ mereka yaitu bernuansa hitam dan memakai aksesoris ’setan’. Sebelum dimulai upacara itu mereka meminum sejenis darah kambing yang menurut kepercayaan mereka dapat meningkatkan konsentrasi dan memberikan ekstasi kesenangan yang tiada tara.

Setelah mereka meminum darah tersebut, mereka tidak akan merasa malu lagi untuk melakukan hubungan seks secara masal dengan beralaskan Al-Qur’an kitab suci umat Islam. Upacara ini dilakukan sebagai pernyataan dan penyerahan diri mereka pada pengaruh serta kuasa setan. Dengan meminum darah kambing, mereka yakin bahwa seluruh kehidupan, gerak-gerik dan segala tingkah lakunya akan dilindungi setan. Bagi mereka, dengan panduan dan pedoman setan, kelompok Black Metal akan terus berkembang dan tidak mungkin dsapat ditumpaskan. Mereka tidak kalah kebal karena mendapat perlindungan dari setan.

3. Simbol dan Makna Black Metal
Kelompok Black Metal memiliki simbol tersendiri untuk menandakan bahwa seseorang itu adalah anggota black metal bahkan yang bukan anggota black metal saja sering kali menggunakan atribut dan aksesoris Black Metal. TRAGIS.
A. Bintang Bersudut Lima
Bintang Terbalik

Bintang Terbalik
Bintang bersudut lima atau orang sering mengatakan bintang terbalik adalah salah satu simbol Black Metal yang sangat terkenal di kalangan masyarakat. Bintang bersudut lima ini mewakili unsur-unsur semangat, air, api, angin dan tanah.
Dalam kalangan tukang sihir, simbol ini mewakili setan Bephoment atau Baphomet, yaitu setan indah yang dipuja oleh pengikut dan anggota Black Metal. Setan Baphomet adalah gambaran dari kambing mendes yang disembah oleh anggota Black Metal. Setan ini memilki kepala kambing bertubuh manusia dan memiliki sayap. Setan ini juga kadang menjelma jadi kucing hitam dan berkepala ayam jantan.

Menurut kepercayaan anggota Black Metal semua unsur yang ada di bintang terbalik itu memilki makna dan lambang tertentu. Bumi atau tanah adalah simbol kestabilan, pertumbuhan, dan pendikan. Air adalah simbol gerak hati, lambang kekuasaan wanita, serta darah penyembuhan. Api adalah lambang kekuatan fisik serta aksi dan reaksi. Angin adalah simbol intelektual atau perhubungan. Semangat atau ruh dianggap sebagai kekuatan penggerak. Setiap unsur tersebut sangat berkuasa dan berpengaruh. Kelima unsur itu harus diarahkan pada kejahatan agar melancarkan setan berkuasa didunia dan mengendalikan manusia.

Dan anehnya di Indonesia ini banyak yang menggunakan atribut atau aksesoris seperti bintang terbaik di motornya, bajunya, jaketnya, tangannya, gambarnya tanpa tahu makna dan arti dari simbol itu!!!!!!
B. Kepala Kambing
Selain bintang terbalik kita juga mengetahui atau sangat sering melihat bahwa banyak orang yang menggunakan baju atau jaket yang merupakan simbol dari anggota Black Metal.

Kepala kambing yang bertandung dua ini menjadi simbol kejahatan, keganasan, dan ruh jahat. Simbol kepala kambing itu akan dipuja karena dipercaya akan menambah kekuatan kejahatan kepada para pengikutnya. Pemujaan itu dilakukan dengan harapan agar ruh jahat dapat masuk ke dalam hati dan menguasai pikiran pemujanya. Dengan demikian mereka tidak akan merasa takut ataupun malu lagi untuk melakukan kejahatan.

Simbol kepala kambing ini telah ada sejak ribuan tahun yang lalu. Praktik memuja kepala kambing dilakukan di Lembah Euphartes dan Tigris sejak 6000 tahun yang lalu. Puncaknya saat setan meminta persembahan kurban manusia ataupun binatang.

Dan sekali lagi ini digunakan dengan bangga di badan mereka, menggantung dileher mereka, disimpan di belakang motor mereka tanpa tahu apa makna dari simbol tersebut!!!
C. Salib Terbalik
Selain Bintang terbalik dan Kepala kambing bertanduk dua Black Metal pun memilki simbol lain yaitu Salib Terbalik. Simbol ini berarti bahwa kelompok Black Metal anti agama kristen. Segala hal yang dan tingkah laku mereka selalu berlawanan dengan ajaran agama kristen. Mereka juga bersikap anti-yesus dan menggunakan lambang salib terbalik sebagai alas Al-Qur’an. Konon simbol ini telah digunakan pada saat perang salib dimana kristen menyerang umat Islam. Perang Salib berlangsung selama kuran lebih 350 tahun dengan kemenangan berada dalam pihak Islam.

Walaupun perang salib mendapat dukungan dari pemimpin umat kristen dan gereja katolik tetapi pada hakikatnya perang tersebut didalangi serta digerakkan oleh orang-orang yahudi. Pihak yahudilah yang memberi dana untuk biaya peperangan tersebut. Simbol salib terbalik telah digunakan sebagai perantara antara orang yahudi dan tentara yang dibiayainya. Jadi, tidaklah berlbihan apabila keberadaan kelompok Black Metal mempunyai hubungan dengan peran dan agenda jahat orang yahudi sebagai usaha mereka untuk menguasai dunia dan umat manusia.

Salib terbalik ini pun masih terlihat dipakai oleh orang-orang yang bukan anggota dari Black Metal. Apakah anda simpatisan anggota Black Metal untuk menjadikan agenda-agenda jahat mereka dengan menggunakan atribut dan aksesoris Black Metal?? Apakah sekarang anda dengan mengacungkan jempol, telunjuk dan kelingking simbol Black metal menjadi penyembah setan yang terkutuk?? Pikirkanlah apa yang anda lakukan jangan hanya mengikuti tanpa mengetahui asal usulnya karena anda, saya dan semua manusia dibumi ini memilki OTAK!!!

Ironisme Sang Metal Mania

Masih dalam rangka mengenang saat-saat kebersamaan itu (entah mengapa saya sekarang jadi teramat sangat sentimental, ada yg tahu terapi terbaik buat menanggulanginya?), saya teringat pada satu momen sembilan belas tahun silam. Bulan Agustus tahun 90, sepulang sekolah saya langsung asyik main kelereng di pekarangan rumah bersama beberapa orang teman. Masih berseragam putih-merah, tak sempat lagi berganti pakaian.

Tiba-tiba, dari dalam rumah terdengar bunyi raungan keras, yang bikin kami semua bengong. Saya pikir ibu marah karena pakaian sekolah saya berdebu dan penuh tanah kotor, rupanya itu adalah bunyi tip dek yang berdentam dari kamar paling depan.

Kami segera berlarian mengejar hingar-bingar itu, ingin tau. Semakin dekat, bunyi itu semakin jelas terdengar, semakin menggelegar, semakin membuat kuping kami bergetar. Bunyinya ibarat raungan jet supersonik yang terbang merobek langit.

Saya tertegun, itu adalah suara musik yang baru kudengar pertama kali seumur hidup. Ketika teman-teman lain kembali ke kelereng masing-masing, saya masih diam mematung. Ada sesuatu merasuki jiwa, merambat masuk melalui kuping dan terus menembus memacu adrenalin. Ada satu kenikmatan di balik bebunyian sangar itu, satu estetika khas yang sama sekali tak sederhana, sebuah ritme unik yang terberai dari ledakan chaos….

Belakangan saya tahu, itu adalah bunyi Sepultura, band asal Brazil pengusung genre Trash Metal.

Ketika saya mengintip ke lubang kunci, tampak kakak saya tengah menutup kuping, mulut meringis dan mata terpejam, nampak menderita benar. Tentu saja, karena gelegar Sepultura itu bahkan sanggup mengguncang kaca-kaca jendela.

Belakangan juga saya tahu, ternyata kakak saya cuma sekadar “pamer testosteron”, bahwa dia maskulin. Kebetulan saat itu cewek yang dipujanya akan lewat di gang dekat rumah kami, maka sepultra adalah pilihan terbaik. Hipotesis ini tepat, karena hari-hari berikutnya ia kembali memutar Doel Sumbang dan Iwan Fals, atau bahkan Rhoma dan Mansyur S, hi hi hi…., menggelikan!

Akan halnya saya, pesona pertama Sepultura itu membekas lama. Sayapun sering masuk diam-diam ke kamar kakak dan memutar musik bising itu pelan-pelan. Semakin lama, saya semakin jatuh cinta, maka akhirnya saya benar-benar jadi metal mania.

Ketika usia menginjak 13, saya mampu membeli kaset pertama, saya ingat betul judul dan kemasannya. The Black Album, Metallica.

Pencarian jatidiri terus berlanjut, beragam band-band kelam semacam AC/DC, Megadeth dan Iron Maiden, menjadi konsumsi tiap hari. Saya fanatik berat. Pada masa itu saya memandang sebelah mata semua jenis musik selain Heavy Metal. Saya tak suka rock and roll, apalagi pop cengeng bin mellow atau musik-musik joget ala disko dan dangdut.

Saya benci Nirvana, dengan segala atribut alternatifnya. Saya mengolok-olok Greenday yang seakan bangga dengan kesederhanaan/kemiskinan musiknya. Saya tak suka Helloween yang terlalu memaksakan melodi. Saya anggap Queen dan Bon Jovi itu banci. Saya bosan dengan Gun’s ‘N Roses yang terlalu memamerkan cengkok ala Axl Rose, yang diperparah oleh jeritan-jeritan nyinyir gitar Slash. Apa itu Mr. Big? Dep Leppard? Kiss, Aerosmith, U2 dan Eric clapton? Uh, saya tetap seorang Metal Mania.

Itu dulu, hampir dua dekade yang lalu. Sekarang, tahukah anda apa yang selalu saya lantunkan setiap mandi? Hehehe… Jamilah jamidong! Atau…apa itu ya lagu barunya Wali, “Cari jodoh”, barangkali.

Saya menyanyikan lagu-lagu itu dengan hati tersiksa, karena jika tidak…anak saya tak mau menyelesaikan mandinya…

Sekarang, ketika anak itu berada jauh di sana, ternyata diam-diam saya masih saja menyanyikan lagu-lagu itu sembari mandi: “Ibu-ibu bapak-bapak siapa yang punya anak bilang aku, aku yang tengah malu……tak laku-laku”
oh…. BANGSATTTTT.. JINK…

METAL MULAI KOMERSIL

Sedikit kita berbicara tentang kata “underground”, apa yang ada di benak anda ketika mendengar kata Underground itu??

Dalam bahsa inggris,”underground” berarti bawah tanah, atau yang kita bisa katakan tidak terekspose. Sedangkan sesuatu yang tidak terekspose bisa dikatakan tidak dikenal banyak orang.

Tiap-tiap orang mempunyai persepsi sendiri-sendiri tentang underground. Ada yang berpikir itu suatu hak yang hebat dan jarang orang yang tahu,tapi banyak orang juga berpendapat semua itu dari segi negatif nya saja.

Hal-hal yang menyangkut tentang underground itu sendiri bermacam-macam, antara lain film,music,komunitas,organisai dan sebagainya. Tetapi dalam tulisan ini saya akan membahas tetntang music underground.

Music underground adalah music yang hanya dinikmati oleh orang-orang tertentu yang hanya suka dan mengerti tentang music itu secara khusus. Musiknya tidak secara umum dan komersil terjual bebas layaknya music pembodohan,music pop tai!yang semakin menggila di negeri kita ini.

Music underground bermacam aliran dan akar. Secara garis besar antara lain : PUNK,METAL,SKA,REAGE,ROCKABILY,GRUNGE. Dan sebenarnya masih banyak lagi music2 underground yang belum terekspose keluar.

Kata “METAL”, sedikit membuat saya tertarik untuk membahasnya. Saya kurang tahu awal music metal itu dari mana,muncul pertama kapan,oleh siapa. Tapi dengan sedikit pengetahuan,saya akan bahas genre ini untuk kalian.

METAL, sebuah genre music yang sudah lama muncul di dunia ini, dengan atribut serba hitam dan seram selalu melekat pada salah satu genre music underground ini. Metal sendiri masih terbagi bagi dalam beberapa aliran lagi,karena seiring berkembangnya zaman,music metal juga berkembang dengan segala factor pendukungnya.

Pada saat ini, setahu saya music metal sendir terbagi menjadi : black metal, death metal, trash metal, southern metal, metal core, hard core, math core, chaotic dan apalah. Pokoknya masih banyak lagi

Cukup banyak kan untuk sebuah genre music underground??

Saya sendiri tidak tahu kenapa bisa sebanyak itu dan bisa diberi nama seperti itu, mungkin ini yang disebut perkembangan menuju komersilitas.hah!maybe yes…maybe no…

Di sisi lain,tiap music underground memiliki attitude dan cirri khs sendiri. Contohnya punk, lebih berpenampilan kumuh dengan rambut Mohawk, berjaket penuh emblem dan berspatu boot layaknya tentara. Musiknya menentang pemerintatan dan membela kaum bawah.

Begitu juga metal, punya attitude sendiri seperti. Kaos item gambarnya serem-serem, rambut gondrong ga diatur,celana militia alias celan adoring milik tentara- tentara. Musiknya seperti tergambar pada kaos mereka, bercerita tentang kematian, siksaan, kanibalisme dan yang sejenisnya. Cukup serem juga ya..

Tapi saat ini kayaknya sudah ga serem lagi. Kenapa???karena metal sudah kehilangan ke “sangaranya” oleh anak muda zaman sekarang. Ulah remaja sekarang yang mengubah dan mengkreasikan music metal menjadi tidak karuan, membuat aliran sendiri tetapi bernaung dibawah bendera metal. Mereka membuat nada-nada ngawur yang diisi oleh scream-scream dan growl yang tidak aturan menjadi sebuah music,katanya ”yang penting bisa buat headbangeran”. Dasar metal bayi!!Sungguh tragis nasib metal sekarang.

Yang lebih mengenaskan lagi adalah penampilan metal sekarang. Sudah tidak seperti yang saya sebutkan di atas tadi, metal “kekini kinian” punya attitude sendiri, seperti : rambut harus lurus,gondrong berponi miring sampe nutupin mata,dan kalo di sibakkan harus memakai dua tangan,kayak mo buka tirai jendela. Celana harus item yang kata orang harus “nyetrit” kayak celana cewek,trus memakainya harus diplorotin biar keliatan boxernya yang berwarna pink. Oh FUCK!!!!bajunya juga harus item dengan gambar serem-serem ato gambar band metal biar dibilang anak metal,dan pasti harus kekecilan biar keliatan udelnya katanya.. hahahaha!!!!

Apakah ini awal metal mulai komersil???!!!!!

Anjing bangsat keparat!!!!!

Sorry…terserah kalian mo anggap apa tulisan ini…

Yang penting….saya Cuma mau mengungkap fakta yang ada sekarang ini…

“Combie sampah”

UNDERGROUND “KERAS” TAPI SOLIDARITAS

Musik Underground berasal dari luar negeri tepatnya di Amerika dan juga dari eropa. Pada dasarnya underground adalah jenis musik yang berbeda dari musik yang lainnya. Perbedaan tersebut dapat dirasakan melalui musiknya yang super keras.

Underground itu sendiri terpecah dalam beberapa aliran diantaranya adalah black metal, death metal, brutal death, grincore, gothic,dan hard core. Keberadaan underground paling diminati oleh sebagian kawula muda pada pertengahan tahun 2000. Sampai sekarang jumlah peminatnya masih bayak. Hal itu terbukti dengan makin bertambahnya jumlah komunitas underground dari berbagai aliran.

Jenis underground yang paling keras dan cadas adalah aliran black metal dan death metal. Lirik yang sering dijadikan dalam aliran black metal biasanya berbau kegelapan,Tidak jauh beda dengan deathmetal yang selalu mengangkat lirik tentang kematian atau alam kubur.

Karakter vokal kedua aliran tadi hampir sama dan sangat unik karena syair yang diucapkan oleh vokalis tidak terdengar jelas karena mirip suara monster.

Lain halnya dengan jenis gothic yang terdengar santai dan easy listening. musik gothic diperkuat dengan karakter vokalis cewek ditambah vokal cowok yang garang sebagai latar, misalnya band within temptation,nightwish,sirenia,darkwell,tristania,dismal euphony.memang band band tersebut sanget terkenal sekali bagi pecinta musik underground ( satu lagi band evanescene tapi sayang udah masuk jalur major label )

Dari skil permainan musik, underground cukup lumayan susah karena ritmenya yang sangat cepat. Jadi untuk lebih menguasai permainan musik underground lebih dibutuhkan skil permainan cepat dan itu butuh latihan yang lumayan lama.bermain musik underground di butuhkan fisik yang sangat prima

dalam pemasaran mereka tidak masuk jalur major label,mereka lebih suka memproduksi dan menjual sendiri album albumnya atau cd nya,mereka menjual di distro distro atau menjual ke komunitas mereka sendiri.banyak album album band underground dari indonesia yang sudah merambah kawasan eropa di antaranya band siksa kubur,trauma,tengkorak dan lain lain.

Satu hal yang cukup membanggakan buat anak-anak underground. Mereka adalah komunitas pemusik yang solid dan saling menghargai satu sama lain. Walaupun orang mengenal underground sebagai musik keras tapi dibalik itu semua tercermin sikap para personelnya yang saling memberi dan mengisi.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.